Surat Kecil Untuk Tuhan

0

Saya dapet info film ini dari teman saya. Setelah melihat bocoran videonya di youtube, saya jadi penasaran. Sepertinya film ini sangat mengharukan. Tapi, sayang sekali karna baru akan hadir di bioskopĀ  tanggal 07 Juli 2011 ini. Bersabar dulu deh…

ini film tentang kisah hidup gadis remaja : Gita Sesa Wanda Cantika

Mau lihat bocoran film ini? klik===>>> Video

Advertisements

Nothing is Perfect 4

0

“congratulation,” ucapku

“thanks,” jawabnya sigkat

Dovan langsung berlari menjauh dariku. Sepertinya dia mau pulang ke rumahnya. Saking penasarannya, aku membuntutinya. Rumah Dovan agak jauh dari gerbang perumahan. Ternyata, rumahnya mewah banget. Jadi dia orang kaya? semoga saja!

“Dovan, kamu sudah pulang nak?” sapa seorang ibu dari dalam rumah, “bagaimana pertandingannya?”

“AH, bawel banget sih! Gak usah banyak tanya deh! Cape nih, heuuhh!” bentak Dovan.

“ya ampun, nak…. Ibu hanya bertanya,” jawab wanita itu yang ternyata ibu Dovan.

Aku kaget benar. Dia tidak sopan dengan orang tuanya. IH, gemes banget ngeliatnya. Aku langsung berlari meninggalkan rumah Dovan. Aku berlari menuju taman tadi. Aku duduk di bangku taman.

Dalam hati, aku berbicara sendiri…

Uh, kesel banget. Ada gak sih orang sempurna itu? Aku telah menyelidikki banyak orang. Tapi, sia-sia saja. Apa…, aku sudahi saja pencarian ini? hmm…

Berfikir…, berfikir…, Astaga!

Maafkan kesalahan yang kuperbuat ini, Tuhan. Mengapa aku mau mencari orang yang menyamai Tuhan? Sempurna bukan untuk manusia. Ya, aku memang aneh. Untuk apa aku mencari orang sempurna? Sadarkah kau? Tuhan menciptakan manusia tidak ada yang sempurna…

Sekarang aku tersenyum. Aku pulang ke rumah dengan senyum lebar. Aku amat bahagia. Karna aku, telah temukan jawabannya…

The End

Nothing is Perfect_3

0

-Dovan-

Aku berlari-lari kecil menuju taman dekat rumahku. Aku ingin melihat pertandingan basket antar perumahan di taman. Aku mempercepat langkahku. Tidak sabar lagi untuk mendukung tim basket perumahanku.

***

Aku telah sampai di taman. Banyak sekali orang yang datang. Pertandingan akan segera dimulai. Para pemain memasuki lapangan (yang ada di taman). Aku semakin bersemangat. Tapi, tiba-tiba ada yang menyenggolku. Dia sepertinya terburu-buru. Aku menatap ke arahnya. Waw! Aku tertegun. Dia amat tampan.
“Eh, maaf ya. Aku tidak sengaja”, katanya
“Ah, tidak apa-apa”, kataku “Siapa namamu?”
” Dovan,” jawabnya singkat sambil berlari ke lapangan.
Ternyata, dia adalah kapten tim basket dari tim lawan. Pantas saja aku tidak pernah melihatnya.Langsung terlintas dalam benakku kalau dia bisa jadi orang yang kucari itu. Orang yang sempurna tidak harus perempuan kan?

***

Karena memikirkan Dovan, aku jadi tidak konsen mengikuti pertandingan. Entah kenapa, aku terus melamun sampai pertandingan selesai. Dan kau tau siapa yang menang? TIM DOVAN! Tapi, apa reaksiku? biasa saja. Padahal tadinya aku sangat mengharapkan tim Dovan yang kalah. Sudahlah, tak usah lagi dipikirkan. Aku langsung mengejar Dovan, mengucapkan selamat padanya.

***

Friend

0

Indeed, without friends, this world feels empty

Without friends, life is bland taste, no bitter and sweet

Without the presence of friends too, I’ll keep her head down

Without him I would never smile

Thanks a lot, friend

Friendship

We are friends

Hidupku Sebagai Penyihir _part 1_

2

Penyihir. Mungkin kalian sudah membayangkan atraksi sihir yang mengagumkan. Aku juga berpikir seperti itu. Tapi, nyatanya aku tidak bisa melakukan sihir. Memang memalukan. Karena kedua orangtuaku adalah seorang penyihir hebat. Ayahku keturunan darah ruthless. Sedangkan ibuku keturunan darah spiteful. Tapi sudah 11 tahun aku berlatih, aku tetap tidak bisa melakukan sihir…

Aku anak kelas Mx-1. Aku Kashfira. Panggil aku Fira. Umurku 11 tahun. Aku seorang penyihir. Ya, bisa dibilang begitu karena orangtuaku penyihir. Namun, seperti yang sudah aku ceritakan, aku tidak bisa melakukan ‘sihir’. Padahal aku sekolah di sekolah sihir terbaik di kota Magix. Entah kenapa, setiap aku mencoba, aku selalu gagal. Guruku selalu berkata kalau aku ‘belum siap’ menjadi seorang penyihir. Makanya aku tidak bisa ber-sihir.
***

Aku berlari melewati koridor sekolah. Aku sudah terlambat SANGAT. Andai aku bisa menghentikan waktu dengan sihir. Jadi, tidak perlu ngos-ngosan kayak gini. Kelasku di ujung koridor. Masih jauh. Satu koridor di sekolahku isinya bisa beratus-ratus ruangan loh. Makanya capek kalo gak naik sapu terbang. Tapi percuma, mengendalikan sapu terbang kan harus pakai sihir. Sementara aku tidak bisa melakukan sihir. Sengsara banget saya….

Aku dihukum membersihkan kuali sekolah sampai mengkilap. Asal tahu saja ya, kualinya itu kuuuooootttooorrr banget. Soalnya itu dipakai untuk praktek ramuan. huh, taukan bahan-bahan ramuan sungguh sulit dibersihkan. Mana ada 3 kuali lagi!

hehe, ini cerbung terbaru di blog ini. Masih part 1, tunggu part selanjutnya, ya! thanks dah baca…

Nothing is Perfect 2

4

-Zalika-

Awalnya aku menyukai anak itu. Dia gaul, ramah and baek banget! Soalnya dia sering jajanin aku. hehe…. Tapi, belakangan ini, sikapnya berubah! Dia jadi agak genit gituh deh. Trus, pasti setiap hari perhiasan nya ganti-ganti mulu. Mulai dari anting, kalung, gelang tangan, gelang kaki, cincin, dll. Sebenarnya sih, gak masalah dia ganti-ganti perhiasan. Tapi, yang jadi masalahnya, tuh, perhiasannya itu nora banget, nge-pink semua lagiiii! Tapi, tak usah dipikirkan lagi. Siapa tahu dia punya kriteria lain yang aku cari. UNtuk mengetahuinya, aku belajar bersama di rumahnya. Ternyata rumahnya gggggeeeeeeeeeddddddeeeeee bbbaaaanngggeeetttt. Aku masih terkagum-kagum, sampai akhirnya aku melihat sebuah foto. Foto Zalika dengan seseorang yang familiar bagiku. Aku masih mengingat-ingat siapa nama orang itu. Kami sedang belajar sampai akhirnya aku ingat…
“PAK DOMINIC!”
“Kenapa kamu memanggil ayahku?”
Aku ternganga. Jadi, Zalika adlah seorang anak bangsawan besar? Astaga. Akupun bertanya-tanya tentang banyak hal pada Zalika. Dari jawaban-jawabannya, sangat kelihatan kalau dia MENYOMBONGKAN DIRINYA DAN AYAHNYA. Aku muak. Sekali lagi aku gagal. Zalika bukan yang tersempurna. Dia sombong.

bersambunggg. penasaran dengan orang yang lain? tunggu yang ke- 3 yaa